Showing posts with label Mazzarri. Show all posts
Showing posts with label Mazzarri. Show all posts

Saturday, August 30, 2014

Apa Kabar Inter?

Sudah berbulan-bulan blog ini saya tinggalkan. Rasanya gerah juga untuk menahan hawa nafsu untuk menulis lagi. Padahal selama dua bulan belakangan ada topik yang begitu menggoda iman para penulis terutama yang fanatik pada sepakbola. Ya Piala Dunia dan bursa transfer klub-klub Eropa. Banyak pemain yang tiap harinya mengisi headline portal-portal berita olahraga. Dari Luis Suarez hingga Angel Di Maria. Lalu apa kabar dengan Inter?

Jika melihat dari pergerakan transfer musim ini, Inter sedikit berbeda dibanding musim-musim terdahulu. Semenjak Moratti mundur dari jabatannya memang Inter menunjukkan perubahan signifikan terutama dalam kebijakan transfer pemain. Salah satu perbedaan itu adalah hilangnya kehadiran nama-nama besar dengan harga selangit seperti dulu. Tercatat pengeluaran terbesar hanya 9,68 juta Pounds untuk seorang Pablo Osvaldo.

Inter juga akan memulai musim ini tanpa barisan senior Argentina. Javier Zanetti, Esteban Cambiasso, Walter Samuel, dan Diego Milito menyepakati untuk meninggalkan Inter. Zanetti ditunjuk sebagai vice president sedangkan Cambiasso, Milito, dan Samuel memutuskan bermain di luar Italia. Demi mengisi kekosongan jabatan kapten, Mazzarri telah menetapkan Andrea Ranocchia sebagai kapten utama.

Di musim 2014/15 Inter akan bermain tanpa kedatangan bintang baru ditambah dengan perginya deretan pemain senior dan kapten mereka. Apa yang akan terjadi? Jawabannya adalah Inter akan baik-baik saja (seharusnya). Ada beberapa alasan yang bisa memperkuat jawaban ini.

Posisi Pelatih Tetap

Pelatih utama memiliki peran vital di dalam klub sepakbola. Karena di tangannya lah nasib sebuah klub digantungkan. Sekarang Walter Mazzarri masih mengisi posisi tersebut. Satu hal positif yang sudah dipegang oleh Inter. Walaupun di musim lalu hanya menempati peringkat 5 di akhir musim. Namun itu menjadi modal kepercayaan untuk kemajuan Inter. Ingat musim lalu Inter berada pada masa transisi kepemilikan ke Erick Thohir. Filosofi 3-5-2 ala Mazzarri pun akan semakin melekat di Giuseppe Meazza. Dengan tambahan pemain-pemain baru Inter dan Mazzarri siap menghadapi musim baru.

Hilangnya Ketergantungan Terhadap Palacio

Semenjak ditinggal Samuel Eto'o dan seringnya Diego Milito mengalami cedera praktis tak ada bomber setajam mereka. Untuk itulah Rodrigo Palacio didatangkan dari Genoa pada 2012. Semenjak itu Inter seperti mengalami ketergantungan pada pemain yang memiliki potongan rambut unik ini. Apalagi striker-striker lain gagal memberi kontribusi besar dari Antonio Cassano, Tommasso Rocchi, higga Ishak Belfodil. Tapi beban Palacio sudah jauh berkurang seiring dengan semakin tajamnya Mauro Icardi. Ini belum ditambah dengan masuknya Pablo Osvaldo yang sudah mulai membuktikan di leg kedua Europa League.

Mateo Kovacic
Saya adalah salah satu dari jutaan fans yang percaya jika Kovacic akan menjadi pemain penting di Inter. Pemain muda yang satu ini memang masih berupa bahan mentah. Belum terbukti apakah dia bisa memenuhi potensinya atau tidak. Persaingan di lini tengah Inter memang sering membuatnya tersingkirkan. Apalagi penampilannya musim lalu kurang impresif karena lebih banyak bermain sebagai pengganti. Tapi, dia bermain begitu baik jika ditampilkan sejak awal. Dengan kreativitas dan akurasi umpannya yang tinggi bukan tak mungkin Guarin yang akan sering duduk di bangku cadangan nanti.

Ya bukan mustahil jika Inter bisa tetap bersaing di papan atas musim depan. Setidaknya menyamakan posisi akhir seperti musim lalu. Semoga saja.

Tuesday, April 1, 2014

Kinerja Mazzarri dan Selamatkan Kovacic


Saat ini masih terlalu dini untuk menilai kinerja Walter Mazzarri. Memang kompetisi hanya menyisakan enam sampai tujuh pertandingan lagi. Inter pun sekarang 'konsisten' berada di posisi kelima. Raihan yang lumayan ya. Ingat kan musim lalu cuma berada di tangga ke-9.

Tapi akhir-akhir ini saya melihat kicauan para Interisti yang mulai gerah. Bukan karena tim kesayangan kita ini gagal bersaing scudetto. Ya jangankan ke sana, untuk masuk ke Liga Champions saja rasanya susah setengah mati. Keresahan ini salah satunya adalah dalam pemilihan susunan pemain.

Gara-garanya adalah si pemuda Kroasia bernama Mateo Kovacic. Pemain berbakat ini sepertinya sulit sekali menjadi pilihan reguler. Lebih sering bermain sebagai pemain pengganti. Apalagi ditambah dengan kedatangan Hernanes. Semakin jarang lah kesempatan itu datang. Padahal kita tahu ya dia punya kelebihan yang memang dibutuhkan Inter. Seorang maestro lapangan tengah.

Semenjak ditinggal Wesley Sneijder yang hijrah ke Turki memang Inter kehilangan seorang pengatur serangan. Kalau di musim ini sih ya ada Alvarez dan Guarin memang. Mereka menjadi tumpuan serangan di belakang Palacio. Ya kita semua tahu bagaimana tipe khas pemain asli Amerika Selatan. Kreativitas dalam mendribel bola didukung dengan fisik yang mumpuni menjadi senjata andalannya. Bukanlah seseorang yang mampu mengontrol pertandingan.

Mungkin memang cocok dengan taktik strategi si Mazzarri. Mengandalkan sisi lapangan dengan kreativitas tinggi di lapangan tengah. Lihat saja mulai dari Jonathan, Hernanes, Alvarez, Guarin, Palacio, dan Icardi adalah pemain Amerika Selatan yang haus menyerang. Bahkan tumpuan tim berada pada seorang Argentina, Cambiasso.

Yang menjadi keresahan adalah dengan susunan pemain seperti itu, Inter masih tetap kesulitan untuk mencetak gol. Di pertandingan melawan Atalanta dan Udinese lalu buktinya. Mendominasi pertandingan tapi hanya mencetak satu gol. Tapi, apa benar Kovacic adalah solusinya?

Bisa tidak bisa juga iya. Menurut saya sih ya, jika Kovacic hadir di lapangan sejak menit awal misalnya. Maka mau tak mau Mazzarri harus mengorbankan salah satu pemain kreatif itu. Entah itu Alvarez, Guarin, atau Hernanes. Boleh saja jika meninggalkan Palacio sendiri di depan dan memasukkan Kovacic di belakangnya. Itu akan lebih menarik. Yang pasti tak mungkin mengganti Cambiasso dan Jonathan karena mereka yang terbaik di posisinya dan Kovacic bukan tipe seperti mereka.

Setidaknya beban Guarin, Alvarez, atau Hernanes akan berkurang jika Kovacic hadir. Karena kemampuannya mengendalikan pertandingan dengan passing briliannya. Cambiasso pun akan lebih tenang menjaga jarak dengan ketiga pemain belakang. Dan pemain lainnya bisa lebih fokus untuk mencetak gol.

Dibalik kesempatan pasti ada sebuah risiko. Begitupun jika Mazzarri memilih Kovacic dan memilih menggunakan satu striker. Kemampuan finishing-nya jauh di bawah Guarin atau Alvarez. Dan lagi dia masih sangat muda. Masih perlu diasah lebih jauh. Bukan mustahil kan jika mental yang buruk akan berimbas ke keseluruhan tim. Karena dia tipe pengendali permainan.

Mungkin yang diharapkan para Interisti kurang lebih sama. Berikan Kovacic kesempatan bermain yang lebih. Contohnya di pertandingan-pertandingan melawan tim papan bawah. Dengan perhitungan di atas kertas lebih unggul. Tak ada salahnya dicoba kan? Toh pengalaman bertanding paling berpengaruh terhadap adaptasinya dalam mengeluarkan kemampuan terbaik. Jangan sampai kita kehilangan lagi pemain muda berbakat seperti Coutinho dan Castaignos hanya karena jarang bermain. Kinerjamu sedang dipertaruhkan Mazzarri. Selamatkan Kovacic.

Postingan Populer